Cinderella's Sister: Ibu Tiri Bukanlah Sosok yang Harus Dibenci


Hari ibu selalu mengingatkan kita pada sosok yang tak pernah jauh dari diri kita: ibu. Seseorang yang kalau disebut namanya, hati kita bergetar. Seseorang yang melahirkan kita dan mencurahkan segalanya untuk kita.

Kehadiran ibu layaknya tetesan air hujan di kala terik, begitu menentramkan. Lantas, bagaimana jika yang tinggal satu rumah dengan kita adalah ibu tiri? 

Sayang sekali, stereotip ibu tiri alias ibu sambung kejam begitu kuat menancap di benak masyarakat. Banyak dari mereka yang beranggapan demikian karena dipengaruhi oleh dongeng-dongeng lampau seperti Cinderella, Bawang Merah dan Bawang Putih, Klenting kuning, Snow White, dan sebagainya.

Zaman sekarang, kehidupan keluarga tidak bisa disimpulkan secara dangkal, apalagi hubungan ibu anak. Entah itu ibu kandung ataupun ibu tiri terhadap anaknya.

Hampir semua ibu kandung menyayangi anaknya, tentu! Itu tak perlu diragukan lagi. Namun tidak jarang pula berita televisi menayangkan kabar kekejaman ibu kandung terhadap buah hatinya. Itu artinya ibu tiri pun demikian. Kalau memang banyak ibu tiri yang jahat, banyak juga ibu tiri yang baik terhadap anak tirinya.

Jika dipikir lebih dalam, entah ibu kandung atau ibu sambung, keduanya berpotensi untuk bersikap buruk terhadap sang anak. Di kehidupan nyata, kerap kita dengar ibu kandung melukai anaknya sebab berbagai alasan, atau ibu sambung yang begitu kompak dan menyayangi anak tirinya. 

Contoh ibu tiri ideal bisa kita temui dengan mudah, seperti artis Ashanty, Meike Amalia dan Laudya Cynthia Bella misalnya. Mereka terlihat bisa menempatkan diri, harmonis, kompak dan menyayangi anak tirinya. Bahkan mereka bisa menjadi teman yang tepat untuk mencurahkan isi hati. 

Berbicara soal anak yang tinggal dengan ibu sambung, memang sedikit berat ya. Sebagai seorang anak yang memiliki ibu tiri, pasti sangat tertekan. Selain dilukai karena merasa cinta sang ayah harus terbagi, juga karena mereka menganggap ibu tiri tidak bisa benar-benar menjadi ibu untuknya.

Namun, pernahkah kamu berpikir bahwa menjadi ibu tiri juga tidak mudah? Mereka harus siap tidak diterima oleh anak tirinya, menjadi seseorang yang serba salah di dalam keluarga, dan pastinya juga tidak kalah depresi. Ibu tiri tidak melulu sebagai sosok yang bisa seenaknya menyuruh sang anak mencuci piring, menyapu rumah atau melakukan pekerjaan berat lainnya bak dongeng semasa kanak.

Sosok ibu tiri yang berhati lembut juga bisa kita temui di sebuah serial drama Korea berjudul "Cinderella's Sister". Berbeda 180° dari dongeng Cinderella di waktu kita kecil, di drama ini kamu tidak akan menemukan monster dalam diri ibu tiri Cinderella. Sosok ibu tiri pada Cinderella's Sister atau yang lebih dikenal dengan Sinderella Eonni begitu penyayang dan perhatian. Bahkan ia bisa memenuhi kriteria ibu kandung bagi sang Cinderella yang bernama Hyo Seon.

Dari drama ini, kita bisa belajar bahwa sosok ibu tiri bukanlah seseorang yang harus dibenci. Ibu tiri juga bisa menjadi malaikat. Maka, jika kamu terpaksa harus tinggal dengan ibu sambung, bangunlah kemistri dan jadikan ia sebagai orang yang nyaman untuk dijadikan teman berbagi, ibu yang pas untuk tempat berkeluh.

Lagi pula, bukankah cinta tertulus bisa hadir dari para orang tua sambung? Mereka tidak melahirkanmu, darah mereka bukan darahmu, tetapi saat mereka mencintaimu bak anak kandung sendiri, maka itu adalah cinta terindah yang hanya bisa dimiliki oleh orang-orang dengan hati seluas samudra.

Post a Comment

0 Comments