BERSAHABAT DENGAN ALAM SEMESTA


Menjadi manusia yang bermartabat, dimulai dari mengasihi sesama manusia, dilanjut dengan mengasihi semesta seisinya.

Kita lahir, tumbuh dan terus belajar. Tidak hanya belajar matematika, IPA, bahasa Indonesia, sejarah, tetapi juga belajar mengasihi alam sekitar.

Sedikit ilmu yang kita pelajari membuat kita congkak, lupa akan hakekat mengapa kita hidup.

Banyak buku yang telah kita baca, banyak pengetahuan yang telah kita serap, namun ternyata itu tidak cukup untuk kita menyadari betapa berharganya bumi dan segala yang hidup di atasnya.

Kita melupakan hal-hal kecil yang berdampak mematikan. Membuang sampah sembarangan, merokok di sembarang tempat, menggunakan parfum berlebih, dan hal-hal lain yang tanpa kita peduli bahwa perilaku itu membuat alam kian muak akan keberadaan kita.

Lalu, tanpa kita sadari, kita telah menjadi monster. Kita menjadi sosok jahat yang merusak lingkungan, mematikan makhluk lain, juga mematikan nurani kita sendiri. Kita menjadi makhluk yang berbahaya, yang semakin lama semakin lepas kendali.

Apa kita telah berkhianat pada sahabat kita; alam semesta yang selama ini menghidupi kita? Sepertinya, sudah saatnya kita memohon maaf, lalu berdamai dengan alam.

Post a Comment

0 Comments