Setelah Kamu Pergi, Lalu Untuk Apa



Setelah kamu pergi meninggalkanku, aku belajar satu hal: bahwa mungkin sebaiknya aku tidak pernah mengajukan kebahagiaan kepada siapa pun termasuk pada kamu.


Sebelum kamu pergi rasanya sangat menyenangkan. Apa yang membuatmu bahagia, apa yang membuatmu tertawa, apa yang kamu suka, impianmu, semuanya juga menjadi kebahagiaanku, perasaanku kesukaanku mimpiku.


Namun setelah kamu pergi entah kenapa rasanya semua itu tidak ada artinya.


Untuk apa aku bahagia jika bahagiaku itu hanya karena melihat kamu menderita nun jauh di sana.


Untuk apa juga aku bermimpi apabila mimpi-mimpiku sebetulnya adalah hal-hal yang kuharapkan supaya aku bisa semakin dekat dan mungkin bisa bertemu dengan kamu lagi


Dan untuk apa aku menyukai sesuatu apabila itu hanya karena kamu juga pernah menyukainya dan itu memberikan kenangan-kenangan yang manis dan membuat diriku seperti sakau sejenak.


Itu semua bukan aku. Aku bahkan tidak tahu siapa diriku sendiri karena semuanya seolah-olah hanya menuju kepada kamu --seseorang yang sudah lama tidak kutemui--. Seseorang yang kepadanya pernah aku bebankan segala cinta harapan mimpi, yang semuanya dibawa lari begitu saja


Aku ingin bahagia dengan caraku sendiri. Aku ingin pergi ke tempat-tempat yang benar kuingini. Bukan karena tempat-tempat yang pernah kamu datangi atau sedang kamu diami.Aku ingin menyukai hal-hal yang tak ada hubungannya denganmu dan aku hanya ingin lepas dari kamu.

Comments

Wisata

Popular Posts