Menjadi Jahat karena Bebas



Masing-masing dari kamu, memiliki hak atas dirimu sendiri. Kamu memiliki kebebasan untuk membuat pilihan atas hidup yang kamu jalani, dan segala yang ingin kamu lakukan.

Namun sayangnya, sering kali di atas nama "kebebasan", manusia menjadi semena-mena dan lupa akan hakikatnya.

Kebebasan membuat manusia merasa berhak untuk membuat keputusan yang sembrono dan merugikan orang lain. Padahal, dalam dunia ini, kita hidup berdampingan. .
.
Baik di dalam ajaran agama ataupun prinsip kemanusiaan, saling menghargai adalah nilai yang harus diamalkan. .
.
Maka, berhenti melakukan diskriminasi. Berhenti menyakiti hati orang lain dengan sengaja, berhenti merundung temanmu, berhentilah melakukan hal-hal yang dianggap menyimpang oleh kebanyakan orang.

Ada beberapa hal yang membatasi perilaku manusia:
• Standar moral di masyarakat
• Perasaan orang lain
• Hukum

Manusia dituntut untuk menjadi benar di mata masyarakat. Pasalnya, hidup seorang individu terikat dengan individu lain. Maka, bila kita dianggap merugikan atau tak sesuai dengan norma yang berlaku, kita akan mendapatkan hukuman. .
.
.
Bentuk hukuman itu bermacam-macam. Bila keburukan kita telah melanggar aturan hukum, maka penjara hukumannya. Bila hanya sampai pada norma, maka 'penjara berupa pandangan buruk masyarakat menjadi hukuman'. .
.
Betul bila kamu bebas atas dirimu, tetapi salah jika kamu tidak mempertimbangkan risiko dari tindakan yang kamu lakukan.

Sebab, tidak bijak namanya jika kamu semena-mena melakukan hal-hal yang keliru.

Post a Comment

0 Comments