Terbang





Pesawat terbang. Burung terbang. Kupu-kupu terbang. Pelikan terbang. Capung terbang. Nyamuk terbang.

Mereka semua terbang. Yang membedakan adalah seberapa tinggi mereka bisa terbang.

Seekor capung tak akan pernah bisa terbang setinggi pesawat. Kupu-kupu tak akan pernah bisa terbang dalam waktu lama seperti burung. Lalu, apakah itu membuat capung lebih buruk daripada pesawat? Apakah kupu-kupu lebih buruk daripada burung? Tentu tidak.

Karena, mereka berbeda.

Ada konglomerat yang kaya. Begitu kaya hingga makan siangnya seharga tiga juta rupiah. Mungkin sama dengan pendapatanmu seminggu atau dua minggu. Atau lebih. Awalnya, kamu merasa bahwa pendapatanmu cukup. Namun, kamu ingin terbang setinggi si konglomerat. Kamu ingin makan siang seharga tiga juta. Kamu menginginkan liburan mingguan ke Monte-Carlo. Kamu ingin membeli sebuah alat permainan mewah yang bisa kamu mainkan selama work from home. Kamu ingin mengarantina diri di rumah yang mewah. 
Sebelumnya, kamu merasa nyaman dengan nasibmu.
Kini, kenyamanan itu mulai terganggu oleh seorang konglomerat yang kakeknya saja sudah kaya raya.

Kamu mungkin tak akan pernah bisa menjadi dia. Namun, kamu tidak harus menjadi dia. Kamu bisa menjadi versi terbaik dirimu sendiri. Selama kamu tidak merugikan orang lain, selama kamu bisa bermanfaat bagi orang lain, dan selama dirimu bahagia, kenapa harus iri dengan kemampuan terbang orang lain yang jauh lebih tinggi daripada kamu?

Post a Comment

0 Comments