Insting Manusia



Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia, insting secara psikologis merupakan daya dorong utama manusia bagi kelangsungan hidupnya (seperti nafsu berahi, rasa takut, dorongan untuk berkompetisi). Ia merupakan dorongan secara tidak sadar untuk bertindak tepat.



Dengan instingnya, manusia mencari segala cara untuk bertahan hidup dan melanggengkan eksistensinya. Menghasut, membenci, lari dari kenyataan, berbohong, rakus, menyakiti pihak lain, ketakutan dengan makhluk lain yang berbeda dengan dirinya, bahkan membunuh...adalah implementasi dari insting manusia buat mempertahankan diri.


Kita takut tak bisa hidup. Kita takut disakiti oleh orang lain. Kita takut mencoba hal baru. Kita takut berkenalan dengan orang baru. Dengan lingkungan baru. Kita benci dengan hal-hal yang terlalu asing bagi kita.


Itu semua hal yang wajar.


Bahkan, keinginan untuk memiliki semua makanan, semua kekayaan, semua pria/wanita di seluruh dunia, semua ketenaran..itu wajar terjadi di dalam dirimu.


Namun, makna menjadi manusia bukanlah menuruti instingmu. Menjadi manusia berarti mampu membatasi instingmu.


Hewan tidak bisa membatasi instingnya. Manusia bisa. Manusia makhluk yang mampu berimajinasi. Mereka mampu mereka kejadian di masa depan, mampu merasakan emosi. 


Tidak semua hal bisa kamu lakukan dengan dalih "aku tidak munafik". Ini bukan perkara munafik atau tidak. Ini masalah bagaimana kamu bisa mengendalikan dirimu sendiri. Itulah yang membuatmu bisa disebut manusia.


Ingin menceritakan kisah hidupmu dan dibaca di seluruh dunia? Tinggalkan cara lama, beralihlah ke cara baru. Bukumu bisa terbit di Play Store bersama Graf, gratis desain sampul untuk semua paket. Mulai dari Rp30.000,00, pesan sekarang juga melalui Whatsapp 085-781-069-761


Post a comment

0 Comments