Tentang Cinta Satu Malam


Pernah dengar istilah one night stand? Ini merujuk kepada hubungan seksual yang berlangsung sekali saja, tanpa ada komitmen, seringkali dengan orang asing yang baru kita temui atau kita kenal di aplikasi semacam Tinder.


Sebetulnya, hubungan one night stand alias cinta satu malam sudah lama ada di tengah masyarakat kita. Namun, di era keterbukaan informasi semacam sekarang ini, semakin banyak orang yang memamerkan tentang kebiasaan tersebut.


Beberapa waktu yang lalu, bahkan pernah ada unggahan seseorang tentang bagaimana seharusnya kita membiasakan untuk membawa kondom ke mana-mana, karena kita tidak tahu akan bertemu siapa dan kapan cinta-satu-malam akan terjadi.


Tentu saja edukasi tentang kondom alias pengaman adalah hal yang baik, tetapi jika ada banyak orang yang mengedukasinya lewat pendekatan kebiasaan one night stand, rasanya ini menjadi sedikit berbahaya bukan?


Urusan seksualitas memang merupakan urusan pribadi. Namun, ketika ada banyak orang yang seolah menuntut agar kebiasaan seperti cinta satu malam dianggap biasa, bahkan seru, inilah saat di mana kita harus awas dengan kesadaran kita. Dengan kontrol diri kita.


Ada banyak influencers di Internet yang sebetulnya tak dapat mempertanggungjawabkan perkataan mereka. Mereka mendapat banyak likes, retweet, tetapi belum tentu apa yang disampaikan akan membawa dampak yang baik. Belum tentu juga mereka akan bertanggung jawab jika terjadi sesuatu yang buruk karenanya.


One night stand dengan orang asing tidak selalu menjadi hiburan yang menyenangkan. Pertama, bisa saja ada perasaan yang tersakiti. Salah satu dari kamu terbawa perasaan dan menganggap ini serius.


Kedua, kamu tidak tahu apakah ia mengidap penyakit. Pengaman pun bahkan bisa saja tidak menghalau hal tersebut.


Ketiga, kamu bisa saja berada di dalam situasi yang berbahaya. Tentu masih segar di dalam pikiranmu, kasus mutilasi yang terjadi di Kalibata [kamu bisa membaca kasusnya di berbagai media].


Pria itu dibunuh oleh seorang wanita asing dan pria asing yang bersembunyi di kamar mandi, saat berhubungan seksual, lantaran sang wanita dan pasangannya bermaksud untuk mengambil harta korban.


Masalah dosa itu personal dan kita tidak bisa menghakimi seseorang. Namun, secara moral dan kemanusiaan, ada banyak hal yang sebetulnya tidak bisa dibenarkan.


Perkara kamu mau menjalani kehidupan bebas (termasuk melakukan one-night stand) itu adalah urusanmu, tetapi tentu saja tidak bijak jika kamu berkoar-koar di media sosial, membenarkan hal tersebut sebagai suatu budaya yang menyenangkan, bahkan membawa-bawa konsensus, kesadaran untuk membeli pengaman, dan sebagainya.


Ada beberapa perbuatan yang sebaiknya tidak kamu pamerkan dan tidak kamu benarkan di muka umum.


Mau menerbitkan buku atau mencari jasa penulisan berbagai keperluan? Hubungi kami via WA di +6281317450195

Post a Comment

0 Comments