Bagaimana Jika Kamu Dilupakan?


Setiap orang memiliki kenangan, pasti! Kegiatan di masa lalu akan menjadi kenangan di masa kini. Barangkali ingatan itu tidak utuh, hanya beberapa keping saja. Namun memori itu pasti masih ada, apalagi ingatan tentang orang tersayang.

Menjadi orang yang selalu diingat oleh orang lain, tentu mengharukan. Perasaan yang demikian seperti: senang karena kita memiliki jejak di hidup seseorang.

Pentingnya kenangan ini bahkan pernah disampaikan oleh beberapa tayangan, seperti misalnya Goblin dan juga Coco. Kedua karya itu menunjukkan bahwa dengan kenangan, tiada satu pun orang yang akan mati.

Lalu, bagaimana jika ada permainan takdir yang membuat dirimu dilupakan semua orang? Semua yang berhubungan dengan kamu lenyap: kenangan, foto, pakaian di lemari, bahkan tulisan yang berisi namamu terbakar dan musnah. Semuanya tiba-tiba tidak ada, dan kamu diasingkan di sebuah tempat yang tidak akan dijangkau manusia.

Tidak ada satu pun manusia yang menyadari bahwa kamu pernah ada. Sehingga kamu adalah satu-satunya orang yang mengingat dirimu sendiri dan kenangan yang pernah kamu ciptakan bersama orang lain. Padahal saat kamu masih bersama mereka, kamu begitu berarti dan dicintai. Sangat menyakitkan,

Tentu hal tersebut tidak adil. Orang yang pernah berinteraksi denganmu bisa menjalani hari-hari seperti biasa tanpa ditimpa rasa sakit karena kehilangan, berbeda denganmu yang begitu luka karena dilupakan dan harus menanggung memori manis sendirian.

Jadi, pernahkah kamu membayangkan jika tiba-tiba kamu dilupakan oleh orang yang begitu berarti di hidupmu? Seperti orang tua atau kekasih hati misalnya. Teramat menyesakkan, bukan?

Bukankah menjadi manusia haruslah bermakna di hati manusia lain? Sebab, eksistensi manusia adalah poin utama yang mendeskripsikan bahwa ia hidup. Percuma hidup jika tidak ada satu pun orang yang tahu bahwa kamu ada.

Lantas, apakah kamu telah membuat jejak agar setidaknya ada beberapa orang yang akan mengenangmu setelah kamu tiada?


Post a Comment

0 Comments